Memilih kelinci peliharaan memang gampang-gampang susah. Tentu sangat berbeda bagi yang sudah berpengalaman, bagi pemula memilih kelinci sehat sangat susah. Dan yang paling sering terjadi berujung pada rasa patah hati karena kehilangan hewan kesayangan.

Bila memilih kelinci, amatilah beberapa hal sederhana yang dapat membantu memastikan bahwa hewan peliharaan baru Anda tersebut sehat. Berikut 10 hal sederhana yang perlu dijadikan panduan:
1. Lihat kondisi tubuh secara keseluruhan – seharusnya kelinci tidak gemuk maupun kurus, juga tanpa menderita pembengkakan.
2. Mantel kelinci harus rapi, tanpa gundul tambal sulam. Periksa yang mengotori bagian belakang, karena hal ini dapat menunjukkan adanya masalah dengan diare.
3. Lihat di telinga, harusnya berwarna merah jambu, bukan merah, dan bebas dari kotoran. Daun telinga tidak boleh rusak.
4. Mata harus terang dan bebas dari kotoran. Periksa mantel di sekitar mata untuk tanda-tanda noda basah atau robek.
5. Periksa hidung – itu juga harus bebas dari kotoran.

6. Cobalah untuk melihat gigi, mereka tidak boleh rimbun dan harus baik-rata. Juga memeriksa basah atau kusut bulu di dagu.
7. Amati pernapasan kelinci, yang harus tenang dan tidak berat.
8. Amati kelinci saat bergerak berkeliling – seharusnya tidak memiliki tanda-tanda lumpuh, kaku, atau keengganan untuk bergerak.
9. Lihat sekitar kelinci. Kelinci yang dipelihara dalam kondisi bersih dan tak berdesakan akan memiliki ketahanan terpapar stres dan penyakit.
10. Perhatikan bagaimana kelinci bereaksi terhadap orang – idealnya memilih kelinci yang relatif tenang saat didekati dan dielus

Tips:
Adalah bijaksana untuk menahan keinginan mengadopsi kelinci yang sakit-sakitan kecuali siap untuk kemungkinan pengobatan yang mahal dan kemungkinan patah hati.
Ketika membeli dari peternak, pastikan mereka adalah peternakan yang baik/ untuk tujuan tertentu.
@Kelinci Prancak Jogja
Kelinci Hias Yogyakarta
Jika induk kelinci tampak “mengabaikan”-nya seperti sampah sembarangan, bukan berarti anda boleh ikut campur. Jika perut bayi bulat dan penuh, mereka hangat, kulit mereka yang sehat, merah muda gelap, dan tidak terlalu keriput, dan mereka tidur dengan tenang di dalam sarang, berarti ibunya menyusui mereka. Jika bayi sangat kusut, dingin, berwarna kebiru-biruan, telah menyusut perut, dan mungkin bahkan merangkak mencari indukya, maka Anda mungkin harus turun tangan.
Masa puber kelinci jantan umur 3 bulan dan bisa membuahi pada usia 5 bulan. Sedangkan masa puber kelinci betina pada usia 5 bulan dan bisa hamil pada usia
Tungau ini mulai menyerang sekitar mata, pipi, hidung, kepala, jari kaki kemudian meluas ke seluruh permukaan tubuh. Penyebabnya Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati juga kutu Haemodipsus ventricosus (SMITH dan MANGKOEWIDJOJO, 1988; MANURUNG et al., 1986; ISKANDAR et al., 1989).

